Kebudayaan di Indonesia
Bagas Raka Tawakkal
NPM : 17515636
1PA16
Fakultas Psikologi
Universitas Gunadarma
KATA
PENGANTAR
Puji dan
syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena rahmat dan
hidayah-Nya, penulis diberi kemudahan untuk mengerjakan tugas softskill Ilmu
Sosial Dasar dengan judul ”Keragaman Budaya Indonesia” Makalah ini dibuat untuk
memenuhi salah satu tugas softskill pada tingkat 1 semester ATA 2015.
Penulis
menyadari terdapat banyak kekurangan dalam makalah ini, maka dari itu saran dan
kritik sangat diharapkan guna perbaikan penulisan di masa yang akan datang.
Penulis
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses
pembuatan karya tulis ini, yaitu :
1. Allah S.W.T yang telah melindungi dan menemani penulis
setiap saat.
2. Kedua orang tua penulis yang selalu
memberikan perhatian dan motivasi serta doa setiap saat.
3. Ibu Sri Depi Nopitasari, selaku dosen Ilmu
Budaya Dasar. Yang telah menjelaskan tata cara pembuatan makalah ini.
4. Teman-teman 1PA16 yang selalu
mengingatkan tugas.
5. Semua pihak yang tidak dapat penulis
sebutkan satu-persatu yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Demikianlah
makalah ini , harapan penulis sangat sederhana, yaitu semoga para pembaca
makalah ini akan mendapatkan banyak informasi dan pengetahuan yang baru dari
makalah ini.
Bekasi, 23
Oktober 2015
Penulis,
Bagas
Racka Tawakkal
ABSTRAKSI
Keragaman Budaya merupakan sebuah adat istiadat yang
dimiliki masing-masing daerah tertentu khusus nya di Indonesia, yang mana
budaya nya selalu berkembang atau sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang
sukar untuk diubah dan tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Keragaman Budaya
yang dimaksud adalah setiap daerah memiliki variasi tersendiri, mulai dari
letak daerah yang ditempati, agama yang dianut, cara betingkah laku di daerah
yang ditempati, kesenian yang dimiliki tiap daerah.
Keragaman Budaya Daerah Indonesia, tentu nya sangat lah
banyak yang kita ketahui. Karena Indonesia terkenal dengan keindahan pantai dan
memiliki tempat tempat yang indah lainnya. Selain itu Indonesia merupakan
negara dimana penduduk nya sangat banyak, dengan adat yang cukup beragam.
Kesenian yang dimiliki pun memiliki sebuah ke khasan tersendiri dari tiap
daerahnya yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya maupun Negara lain.
Oleh karena itu dengan perkembangan zaman, kita harus tetap
melindungi dan selalu mengenalkan kepada anak anak usia dini agar keragaman
budaya kedepannya yang dimiliki tiap daerah agar tidak akan hilang dan tetap
dilestarikan.
Kebudayaan
dari Provinsi Sulawesi Utara
Sesudah melihat dan berkenalan dengan kebudayaan dari
Provinsi Kalimantan Timur, kali ini kita akan berkenalan dengan kebuadayaan
dari Provinsi Sulawesi Utara yang berada di pulau Sulawesi. Seperti biasa, kita
akan melihat bentuk rumah adat, pakaian adat, tari-tarian budaya, senjata
tradisional, suku, bahasa dan lagu daerah. Berikut uraian singkat dari budaya
Sulawesi Utara :
1. Rumah Adat
Salah satu contoh rumah adat Sulawesi Utara dinamakan “Rumah
Pewaris”. Rumah ini dihuni oleh para pemimpin maupun rakyat biasa. Rumah
tersebut harus dibuat dari balok atau papak tanpa sambungan. Kayunya tak boleh
bengkok sebagai pelambang ketulusan lahir dan batin. Atapnya dari daun rumbia
dan dikanan kiri rumah terdapat tangga. Rumah pewaris mempunyai ruang tamu,
ruang keluarga, dan kamar kamar.
Kolong rumah tersebut dapat digunakan untuk tempat menyimpan
alat alat pertanian maupun alat alat perikanan.didepan rumahnya, pada bagian
kanan dan kiri masing masing terdapat sebuah tangga untuk memasuki rumah, kita
harus menaiki tangga yang sebelah kanan, sedangkan untuk keluar dari rumah,
kita harus menuruni tangga yang sebelah kiri. Seluruh rumah terbuat dari bahan
kayu.
2. Pakaian Adat
Pakaian adat kaum pria Sulawesi Utara adalah tutup kepala
(destar), baju model teluk belanga dan celana panjang. Sedangkan wanitanya
memakai baju kurung dan kain panjang. Selain itu dibagian dadanya terdapat
hiasan yang khas, dan perhiasan lainnya berupa subang serta gelang. Pakaian ini
berdasarkan adat Bolaang Mongondow.
3. Tarian tarian Daerah Sulawesi Utara
a. Tari Maengket, merupakan tari pergaulan yang dilakukan
secara berpasang pasangan. Menggambarkan suasana kasih sayang dan cumbuan.
b. Tari Polopalo, adalah tari pergaulan bagi muda mudi
daerah Gorontalo.
c. Tapi Panen, tari ini menggambarkan kegembiraan masyarakat
Minahasa yang secara gotong royong melaksanakan panen cengkeh dan kopra.
Ditarikan oleh sekelompok wanita, garapan tai ini didasarkan atas unsur unsur
gerak tari tradisi setempat.
d. Tari Cakalele, adalah tari yang melambangkan keprajuritan
dan kegagahan.
Tari Maengket
4. Sentaja Tradisional
Keris merupakan senjata tradisional yang biasa dipakai oleh
rakyat di Sulawesi Utara. Bentuknya lurus tanpa berlekuk lekuk. Sedangkan
senjata terkenal lainnya adalah peda (semacam parang), sabel,tombak, dan
perisai.
Pedan dan parang dapat dipergunakan untuk berbagai
keperluan, seperti untuk bertani atau menyadap enau. Pedan ini bentuknya pendek
dengan ukurun 50cm, terbuat dari besi. Hulunya terbuat dari kayu yang keras dan
ujungnya bercabang dua.
Sabel termasuk jenis peda dengan ukuran lebih panjang, yaitu
1-1,5m. Hulunya juga bercabang dua dan dipakai untuk perang, perisai sebagai
penangkis terbuat dari kayu, diberi ukiran dengan motif motif binatang atau
daun daun.
Keris Sulawesi Utara
5. Suku : Suku dan
marga yang terdapat didaerah Sulawesi Utara adalah : Singir, Talaud, Minahasa,
Bolaang Mongondaw, Bantik, Gorontalo, dan lain lain.
6. Bahasa Daerah : Gorontalo, Mongondow, Sangir, Minahasa,
dan lain lain.
7. Lagu Daerah : O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Esa Mokan,
Tahapusang, Kara.
Kebudayaan
dari Provinsi Nusa Tenggara Timur
1. Rumah Adat
Salah satu contoh rumah adat Nusa Tenggara Timur disebut
Saoata Musalakitana. Rumah Saoata Musalakitana adalah rumah rumah adat di NTT,
untukk tempat tinggal lurah, camat atau pembesar lainnya. Rumah ini berbentuk
panggung dan dibawahnya terdapat balai panjang tempat menerima tamuyang
tiangnya berdiri dari landasan batu besar, sehingga tidak perlu ditanam dalam
tanah.
Rumah Adat Nusa Tenggara Timur
2. Pakaian Adat
Pakaian adat yang dipakai kaum pria di NTT berupa topi
dengan bentuk yang khas, baju jas ttup, selempang kain tenun dan bersarung kain
tenun. Sebilah golok terselip didepan perut. Perhiasan yang dipakai berupa
kalung dan pending.
Sedangkan wanitanya memakai hiasan kepala berbentuk bulan
sabit, kain tenun yang menyelempang di bahu dan kain tenun yang menutup bagian
dada hingga kaki.perhiasan yang dipakai adalah subang, kalung, pending, dan
gelang tangan. Pakaian ini berdasarkan pakaian adat Rote.
Pakaian Adat NTT
3. Tari tarian Daerah Nusa Tenggara Timur
a. Tari Perang, tari yang menunjukkan sifat sifat
keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata. Senjata yag dipakai berupa
cambuk dan perisai.
b. Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan pada upacara Khinatan.
Tari ini berupa upacan selamat serta mohon berkat kepada Tuhan agar yang
dikhinat sehat lahir dan batin dan suksesdalam hidupnya.
c. Tari Lendo Nusa Malole, berarti tarian ini dari negeri
yang indah. Tari garapan yang menggunakan irirngan musik sasando ini merupakan
tari penyambut tamu yang memanfaatkan gerak gerak tari tertentu agar massa ikut
dalam kegembiraan.
Tari Perang
4. Senjata Tradisional
Senjata yang umumnya dipakai oleh penduduk NTT adalah Sundu
atau Sudu, semacam keris. Penduduk menganggapnya sebagai senjata tikam yang
keramat. Senjata lainnya adalah Saweo, Pisau, Kampak, Parang, dan Senapan
Tumbuk.
Sundu, Senjata Tradisional NTT
5. Suku : Suku dan marga yang terdapat di daerah Nusa
Tenggara Timur adalah : Timor, Rote, Flores, Sabu, Dawan, Belu, Sumba, Helong,
dan lain lain.
6. Bahasa Daerah :
Sumba Timor, Hawu, Beku.
7. Lagu Daerah : Potong Bebek, Desaku, Anak Kambing Saya.
Kebudayaan
dari Provinsi Papua
Indonesia merupakan Negara kepulauan yang luas yang terdiri
dari banyak pulau yang membentang luas dari sabang hingga merauke dan memiliki
banyak daerah disetiap pulaunya, dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia
yang memiliki keragaman kebudayaan yang berbeda satu sama lain Karena banyaknya
pulau yang ada Indonesia menyebabkan kesenian dan kebudayaan tiap pulau dan
daerah tersebut berbeda satu dengan yang lain. Semua itu tidak menjadi suatu
perbedaan yang akhirnya akan menjadi sebuah konflik diantara sesama warga
Negara Indonesia. Seperti semboyan Negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika yang
artinya berbeda-beda namun tetap satu jua.
Papua adalah sebuah provinsi yang terletak di paling timur
Indonesia. Provinsi ini merupakan provinsi yang masih kental dan kaya akan
kesenian dan kebudayaan yang ada di provinsi tersebut, provinsi ini memiliki
berbagai suku seperti suku asmat yang mendiamin provinsi tersebut, dengan
masyarakat yang sangat menjunjung tinggi kesenian dan kebudayaan yang ada di
daerah mereka. Kesenian dan kebudayaan yang ada di daerah ini sangat menarik,
dan unik. Sebagai warga negara Indonesia kita patut bangga dengan kesenian dan
kebudayaan yang beraneka ragam yang terdapat di Negara Indonesia, negara
tercinta. Dan kali ini saya akan mencoba membuat arikel mengenai beberapa
kesenian dan kebudayaan yang ada di Papua.
Kesenian dan Kebudayaan Papua
Papua
memiliki banyak kesenian dan kebudayaan yang ada di dalamnya, kesenian dan
kebudayaan tersebut sangat unik dan menarik. Berikut beberapa kesenian dan
kebudayaan yang ada di Papua :
Bahasa
Terdapat ratusan bahasa daerah yang berkembang pada kelompok
etnik yang ada di Papua. Aneka Berbagai bahasa ini menyebabkan kesulitan dalam
berkomunikasi antara satu kelompok etnik dengan kelompok etnik lainya. Oleh
sebab itu, Bahasa Indonesia digunakan secara resmi oleh masyarakat-masyarakat
di Papua bahkan hingga ke pedalaman. Namun ada masyarakat yang tidak mengerti
bahasa Indonesia karena minimnya pendidikan yang ada di Papua
Pakaian Tradisional
Pakaian adat Papua untuk pria dan wanita hampir sama
bentuknya. Pakaian adat itu memakai hiasan-hiasan seperti hiasan kepala berupa
bentuk burung cendrawasih, gelang, kalung, dan ikat pinggang dari manik-manik,
serta rumbai-rumbai pada pergelangan kaki. Namun ada juga masyarakat suku
pedalaman Papua yang hanya menggunakan koteka dalam membalut tubuhnya
Rumah Adat
Rumah adat Papua memiliki nama Rumah Honai, dimana bahan
yang diguanakan untuk membuat rumah Honai yaitu dari kayu dengan dan atapnya
berbentuk kerucut yang terbuat dari jerami atau ilalang. Rumah tradisional
Honai mempunyai pintu yang kecil dan tidak berjendela. Umumnya rumah Honai
terdiri dari 2 lantai yang terdiri dari lantai pertama untuk tempat tidur
sedangkan lantai kedua digunakan sebagai tempat untuk bersantai, makan, serta
untuk mengerjakan kerajinan tangan.
Tari Tradisional
Papua memiliki berbagai macam tarian yang unik dan menarik,
seperti tari selamat dating yang merupakan tarian khas papua yang menggambarkan
kegembiraan hati para penduduk dalam menyabut para tamu terhormat yang datang
ke wilayah mereka. Tari ini memiliki gerakan yang menarik, dinamik dan
dilakuakan dengan semangat
Senjata Tradisional
Papua memiliki senjata tradisional yang digunakan untuk
melawan musuh. Seperti pisau belati papua yang terbuat dari tulang kaki burung
kasuari dan bulu burung tersebut yang menghiasi pinggiran belati tersebut.
Namun ada senjata lain yang biasanya di gunakan yaitu busur dan panah serta
lembing yang digunakan untuk berburu
Makanan Khas
Makanan khas papua yaitu sagu yang di buat jadi bubur atau
yang dikenal dengan nama papeda. Masyarakat papua biasanya menyantap papeda
bersama kuah kuning, yang terbuat dari ikan tongkol atau ikan mubara dan di
bumbui kunyit dan jeruk nipis.
Alat Musik
Papua memiliki banyak alat musik tradisional salah satunya
yaitu tifa. Tifa merupakan salah satu alat musik pukul yang bentuknya hampir
mirip dengan gendang. Alat musik Tifa terbuat dari kayu yang mana pada bagian
tengah kayu tersebut dibuat lubang besar yang dibersihkan. Lalu diujung salah
satu kayu tersebut ditutup dengan mengunakan kulit rusa yang telah dikeringkan
yang berfungsi agar alat musik Tifa ini bisa menghasilkan suara yang indah dan
bagus
Kerajinan Tangan
Masyarakat papua biasanya membuat kerajinan tangan yang di
buat dari bahan-bahan yang tersedia dialam. Seperti kerajinan tas yang bernama
Noken. Kerajinan ini di buat dari kulit kayu yang di anyam, dan warna yang
diguanakan berasal dari pewarna alami akar tumbuhan dan buah-buahan. Noken ini
biasa di gunakan dan di bawah dengan menyangkutkan noken di atas kepala.
Sistem Kepercayaan
Sebagian masyarakat Papua masih memiliki kepercayaan
totemisme, sebagai bentuk kepercayaan yang memandang asal-usul manusia berasal
dari dewa-dewa nenek moyang, dan masih ada suku suku yang tertutup atau tidak
mau berhubungan dengan dunia luar. Namun beberapa masyarakat Papua sudah
memiliki dan memeluk agamanya yang resmi dari Indonesia
“ Sudah di
jelaskan beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Indonesia dan masih
banyak lagi kesenian dan kebudayaan yang ada di daerah tersebut. Papua yang
kaya dan kental akan kebudayan memiliki berbagai macam kesenian dan kebudayaan
semua itu bisa di cari dengan mudah melalui teknologi internet yang makin lama
makin maju. Perbedaan yang ada di antara
berbagai daerah yang ada di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai
Negara yang kaya akan budaya. Dan sebagai warna Negara yang baik kita patut
bangga dengan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Tugas kita sebagai
generasi penerus bangsa yaitu belajar mengetahui kesenian dan kebudayaan yang
ada di Negara ini. Dan menjaga serta melestarikan kesenian dan kebudayaan yang
ada di Negara ini agar tidak punah dan hilang karena dimakan oleh jaman atau
karena di klaim oleh Negara lain. Cintailah kesenian dan kebudayaan yang ada di
Indonesia untuk generasi selanjutnya. “ – Bagas Racka T


